Langsung ke konten utama

Postingan

RealVNC di Chakra GNU/Linux

Chakra GNU/Linux merupakan sistem operasi hasil forking dari Archlinux. Melakukan administrasi sistem dari Chakra, sama seperti kita belajar menggunakan Archlinux. Baik itu packet manager, konfigurasi, dan lain lainnya. Yang berbeda tentu saja repository, dimana Chakra GNU/Linux mempunyai repository sendiri, disamping bisa menggunakan repo Archlinux. Lanjut ke awal permasalahan kita, yaitu VNC Viewer. Sebelumnya, saya melakukan instalasi TightVNC. Akan tetapi mengalami kegagalan autentikasi, dimana TightVNC tidak bisa mengakses VNC Server Enterprise yang terpasang di komputer kantor yang menggunakan Windows XP. Akhirnya, saya memutuskan untuk mengunduh versi free dari RealVNC dari situsnya. Saya memilih paket yg dibundle kedalam tar.gz (bukan deb, bukan rpm). Setelah proses unduh selesai dan extract selesai, langsung saja hajar dari terminal utk instalasinya kedalam sistem kita: 1. Arahkan terminal, letak file instalasi hasil extract kita 2. lakukan eksekusi: ./vncinst...

Building Aplikasi Dengan Macports

Ini termasuk cara simpel dan mudah untuk melakukan building aplikasi yang bisa kita install secara offline. Dengan tools Macports, kita bisa membuat installer dari aplikasi yang kita inginkan. Jika tertarik, kita bisa membuka halaman ini sebagai rujukan .  Yang kita perlukan adalah koneksi internet, XCode, Macports dan tentu saja Mac OS X. Yang saya lakukan adalah membuat paket berekstensi *.mpkg. Sebagai contoh, saya melakukan building aplikasi dari aria2. Berikut langkah-langkahnya. Bukalah Terminal terlebih dahulu dan ketik: $ sudo port mpkg aria2 Done! :D simpel bukan?  Perintah diatas jika merujuk ke halaman manual pagenya berarti, kita melakukan building aplikasi dgn menyertakan semua depedency nya. Nah dimanakah lokasi file *,mpkg tersebut? Lokasinya berada di direktori work macport kita, jika punya saya berada di: /opt/local/var/macports/build/_opt_local_var_macports_sources_rsync.macports.org_release_tarballs_ports_net_aria2 . Kita bisa menggunak...

BURG Bootloader : Dual Boot Ubuntu dan Mac OS X

Sebenarnya, untuk melakukan dualboot antara Ubuntu dan Mac OS X tidaklah begitu sulit. BURG sejatinya sudah bisa mendeteksi keberadaan Mac OS X yang terpasang pada mesin kita. Akan tetapi, walau BURG juga bisa mendeteksi, parameter yang diberikan salah. Jadi ketika mesin kita menampilkan list OS, kita tidak akan bisa masuk ke desktop OS X kita.  BURG sendiri merupakan singkatan dari Brand-new Universal loadeR from GRUB. Jadi, cara konfigurasinya sama saja dengan GRUB. Sebelumnya anda harus melakukan instalasi BURG sekitar 14 MB. Akan lebih baik jika terdapat koneksi internet yang memadai. Perlu dicatat juga, OS X anda harus sudah bisa boot menggunakan bootloadernya sendiri, misal Chameleon. # add-apt-repository ppa:bean123ch/burg # apt-get update && apt-get install burg Kemudian, install BURG pada MBR: # burg-install /dev/sdx X mewakili hardisk, misal /dev/sda Selanjutnya jika sudah selesai melakukan instalasi BURG, perlu dicek juga nomor partisi d...

Instalasi WGET di Mac OS X

Setelah sebelumnya puas dengan performa prozilla, ada saja keinginan saya untuk melakukan instalasi download manager standar Linux (karena kangen dengan Linux kali ya? hehe). Akan tetapi, masalah datang ketika saya mencoba mengetikkan perintah itu di terminal OS X, no command found.. hadeh.. Tapi karena saya sudah mempunyai XCode 4 untuk Mac OS X Snow Leopard 10.6.6 yang saya pakai, jadi langsung saja saya mengetikkan perintah port untuk melakukan instalasi wget. Untuk anda yang ingin mencoba melakukan hal serupa, yang perlu anda siapkan adalah: XCode Macport XCode bisa didownload gratis, tapi anda harus daftar dulu sebagai Apple Developer yang nantinya, ID Apple anda sebagai akses untuk mendownload XCode dan aplikasi-aplikasi lainnya (terutama jika . Tapi karena ukurannya yang diatas 4 GB (untuk XCode 4), anda harus bersabar :D. Setelah 2 hal diatas dipenuhi, maka bersiap-siaplah dengan terminal anda: $ sudo port selfupdate $ sudo port install wget Untuk per...

Instalasi Bootloader Chameleon

Beberapa diantara kita pasti bosan melihat tampilan bootloader dari OS yang kita pakai hanya terdiri dari tulisan dan warna background hitam. Umumnya bootloader Windows dan GRUB beberapa OS Linux masih tampil apa adanya. Akan tetapi jika sebelumnya anda mempunyai OS X 86 (Mac OS X) di laptop anda, anda pasti mengenal bootloader Chameleon. Ya, tampilannya lebih enak dipandang dan serupa dengan BURG. Entahlah.. siapa yang terlebih dahulu meniru dan ditiru.. No Comment. Apabila anda secara tidak sengaja menghapus bootloader Chameleon anda pasca instalasi OS lain, jangan khawatir. Selama anda bisa masuk ke OS X 86 anda, bootloader chameleon bisa dikembalikan dengan mudah :-) Sebelum beraksi, pastikan anda mempunyai installer Bootloader Chameleon. Anda bisa mendapatkannya disini . Selanjutnya, ekstract file tersebut dan letakkanlah di direktori yang aman. Misalnya: /User/username/Documents. Langkah berikutnya, anda persiapkan: 1. Buka /Applications/Utility/Terminal 2. Lakukan cek t...

Membuat Live USB Mandriva 2011 Di Mac OS

Sebelumnya saya mengira bisa membuat Live USB Mandriva melalui aplikasi UNetBootin. Tetapi setelah mencoba berkali-kali, usaha saya gagal total. USB tidak bisa booting. Hampir berpikiran untuk membeli keping DVD, akan tetapi urung saya lakukan ketika tidak sengaja browsing dan menemukan artikel tentang membuat Live USB Mandriva 2011 melalui command line di Mac. Hal-hal yang disiapkan antara lain: 1. Siapkan USB Flash (Minimal 4 GB) 2. Siapkan iso Mandriva 2011 3. Sistem Operasi Mac OS X Berikut langkah-langkahnya: 1. Tancapkan USB Flash 2. Bukalah /Applications/Utility/Terminal 3. Masuk sebagai root dengan perintah sudo 4. Kemudian ketikkan perintah berikut: # diskutil list Perintah diatas kurang lebih fungsinya sama seperti fdisk -l yaitu menampilkan informasi disk atau partisi yang tersedia. Punya saya, USB Flash dikenal di partisi /dev/disk2 5. Unmount USB Flash tersebut # diskutil unmountDisk /dev/disk2 6. Kemudian jalankan perintah dd. Sebelumnya, anda harus memastikan dimana anda...

Workshop Linux Server Administration II (LSA)

Tgl : 17 - 18 September 2011 Tempat : Lab A Kampus Politeknik Ganesha Denpasar Waktu : 09.00 - 11.00 (sesi 1) kuota 20 kursi. Jika lebih, maka masuk sesi 2* 11.00 - 13.00 (sesi 2) Biaya : Rp 60.000 (Mahasiswa) *Harap membawa KTM | Rp 80.000 (Umum) * Potongan 30% selama periode 18-19 Agustus 2011 Materi : Membahas konfigurasi server dan melakukan administrasi server berbasis Linux (Ubuntu LTS 10.04) Fasilitas : Sertifikat, Workshop Kit, Snack, Bebas copy file iso Linux dari Server Local More info : (0361) 490 670 (a/n FO Politeknik Ganesha) | 081 855 2842 (a/n Wayan)